BukuKas menjaga keuntungan usaha Anda dari kebocoran yang tidak disadari. Semua operasional cukup lewat Telegram — dashboard dan analisis bisnis diperbarui secara otomatis.
Pilih mana yang lebih masuk akal untuk bisnis yang sedang Anda kelola.
Sering lupa, sering salah kategori, sering ditunda sampai akhir hari — dan sering tidak tercatat sama sekali.
Karena form butuh waktu. Telegram sudah ada di HP Anda dan semua orang sudah tahu cara menggunakannya.
Tidak perlu buka aplikasi, cari menu, isi form. Cukup buka Telegram yang sudah selalu aktif di HP Anda.
Tidak perlu belajar format khusus. Tulis "jual 5 kopi" atau "terjual 5 cappuccino" — bot tetap mengerti.
Catat transaksi dalam 2 detik lalu lanjut melayani. Tidak ada pelanggan menunggu karena Anda sedang mengisi form.
Kasir, barista, dan owner semua mencatat di grup Telegram yang sama. Semua data teragregasi secara otomatis.
Semua orang sudah bisa chat. Karyawan baru langsung bisa mencatat tanpa sesi pelatihan atau manual pengguna.
Setiap pesan adalah bukti transaksi. Ada log waktu, nama pengirim, dan isi pesan yang tidak bisa dihapus dari dashboard.
Tidak perlu instalasi. Tidak perlu training. Bisnis Anda sudah bisa terlindungi dalam 5 menit.
Buat akun, masukkan nama outlet, dan input produk serta resep bahan baku sekali saja. Tidak lebih dari 5 menit.
Invite BukuKas Bot ke grup Telegram tim Anda. Kasir, barista, dan owner bisa langsung mulai mencatat dalam satu grup.
Mulai kirim transaksi ke bot. Dashboard, stok, HPP, dan deteksi kebocoran diperbarui secara real-time, otomatis.
Tanpa kartu kredit. Tanpa komitmen. Batal kapanpun.
BukuKas membandingkan pemakaian bahan baku dengan omzet yang tercatat. Jika ada selisih, sistem memberikan peringatan dini — bukan tuduhan, hanya area yang perlu diperiksa.
"Sistem tidak menuduh siapapun. Sistem hanya membantu Anda menemukan area yang perlu diperiksa lebih awal sebelum kerugian membesar."
Dashboard adalah tempat Anda membaca kondisi bisnis — bukan mengisi data. Semua data sudah masuk otomatis dari chat Telegram.
Senin, 9 Juni 2025 · Terakhir diperbarui 3 menit lalu
Read-only. Tidak ada tombol simpan, tidak ada form. Hanya informasi bisnis yang Anda butuhkan.
AI membaca seluruh histori transaksi Anda dan menjawab pertanyaan bisnis berdasarkan data nyata. Bukan chatbot umum — ini adalah analis bisnis di saku Anda, siap kapanpun diperlukan.
Bukan sekadar lebih banyak fitur — pendekatan yang berbeda terhadap bisnis kuliner Anda.
Mulai gratis, upgrade saat bisnis Anda siap tumbuh lebih jauh.
Maksimal 1 admin · 1 outlet
Batal kapanpun · Tidak ada kontrak jangka panjang
Cocok untuk chain kuliner & franchise
Pemilik coffee shop, warung makan, dan bakery yang kini bisnisnya lebih transparan dan terkontrol.
Saya tidak menyangka catatan bahan baku bisa membuat perbedaan sebesar ini. BukuKas mendeteksi waste kopi yang selama ini tidak pernah saya sadari — setara hampir Rp2 juta per bulan. Sekarang margin saya sudah jauh lebih sehat.
Karyawan saya sekarang cukup chat di Telegram. Tidak ada lagi keluhan soal ribet input data. Stok otomatis terpantau, dan saya bisa melihat kondisi warung dari rumah lewat dashboard. Ini yang saya butuhkan dari dulu.
Fitur food cost per produk benar-benar membuka mata. Ternyata satu varian bread saya sudah lama dijual rugi karena HPP tidak pernah dihitung dengan tepat. Sekarang resep sudah saya perbaiki dan margin naik signifikan.
Food cost yang tidak terkontrol, pemborosan bahan baku yang tidak tercatat, dan harga jual yang tidak menutupi HPP — inilah tiga penyebab utama yang sering tidak disadari.
Mempercayai karyawan itu baik. Tapi memiliki sistem pencatatan yang transparan bukan berarti tidak percaya — justru itulah yang membuat kepercayaan bertahan lama.
Kebanyakan pemilik usaha baru mulai mencari masalah setelah kerugian terjadi. Padahal data yang dicatat sejak awal adalah satu-satunya cara mencegah hal tersebut berulang.
Setiap rupiah yang hilang selalu memiliki penyebab. BukuKas membantu Anda menemukannya lebih awal — sebelum kerugian membesar.
Tanpa kartu kredit · Setup 5 menit · Cocok untuk coffee shop, kafe, warung makan, bakery, dan bisnis kuliner lainnya